Sabtu, 16 Juli 2011

Bau Badan Bisa Menunjukkan Kondisi Tubuh Seseorang

Tidak perlu panik ketika punya masalah bau badan sebab berbagai jenis wewangian pasti bisa mengatasinya atau paling tidak sedikit menyamarkannya. Bersyukur sajalah karena sebenarnya bau badan bisa menunjukkan kondisi tubuh seseorang. Bau badan muncul ketika ada kelainan pada komposisi keringat yang keluar dari kelenjar-kelenjar di permukaan kulit. Komposisi keringat yang berbeda menyebabkan bau yang juga berbeda, sehingga bisa diketahui gangguan kesehatan apa yang sedang dialami oleh tubuh seseorang.
Berikut ini jenis-jenis bau badan beserta kondisi kesehatan yang memicunya.
Bau amonia (pesing)
Diet tinggi protein merupakan penyebab bau pesing pada keringat, sebab unsur amonia yang berbau tajam dan pesing terdapat pada urea yang dihasilkan dari metabolisme protein. Oleh karena itu bau badan seperti ini banyak dialami oleh para atlet dan binaraga yang mengonsumsi banyak protein untuk membentuk massa otot.
Bau aseton (manis seperti buah-buahan)
Pengidap diabetes yang mengonsumsi insulin memiliki bau badan dan bau mulut mirip aseton, pelarut yang biasa digunakan untuk menghapus cat kuku. Karena itu jika menemukan seseorang dengan bau keringat mirip apel, kemungkinan orang itu adalah pengidap diabetes yang menggunakan insulin.
Bau ikan
Keringat akan berbau amis seperti ikan jika banyak mengandung trimethylamine, senyawa yang banyak ditemukan pada susu. Senyawa ini juga dihasilkan dari metabolisme senyawa kholin yang ditemukan pada telur dan kedelai, serta senyawa N-oksida dalam ikan dan seafood.

Bau gula

Ilmu pengobatan tradisional China mengatakan bau badan seperti gula menunjukkan bahwa kinerja organ-organ tubuh tidak optimal, misalnya karena kembung dan masuk angin. Kondisi lain yang juga menyebabkan bau badan seperti ini adalah pre-diabetes, infeksi saluran napas diptheria dan Maple Syrup Urine Disease.
Bau lansia
Kulit yang tidak sehat bisa menyebabkan bau badan mirip orang lanjut usia (lansia). Bau seperti ini menunjukkan adanya peningkatan kadar asam palmitat di keringat, yang dipicu oleh populasi bakteri yang meningkat pada lansia maupun orang dengan kulit tidak sehat.
source:dokterumum.net

0 komentar:

Posting Komentar

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...