Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 April 2012

Briptu Eka Frestya Polwan Tercantik?

Briptu Eka Frestya adalah polwan yang bertugas di National Traffic Management Center Kepolisian Republik Indonesia sebagai duta untuk melayani masyarakat dalah hal informasi trafik lalu lintas. Briptu Eka Frestya ini bisa anda jumpai di televisi sebagai presenter informasi lalu lintas terkini.



Baru pertama kali ini saya melihat polwan secantik Briptu Eka Frestya. First looking udah bikin naksir,heheh. Wajahnya manis dan ayu masih lajang lagi, beruntunglah lelaki yang mendapatkannya.



Briptu Eka Frestya
Eka Frestya anak pertama dari tiga bersaudara. Eka lahir di Bekasi 15 Juli 1988. Dia adalah alumnus SMUN 80 Jakarta Utara tahun 2005. Eka lulus di kepolisian dan menjadi Polwan 2006 gelombang 1 angkatan 33.



Briptu Eka Frestya
Sebenarnya masih banyak polwan cantik yang juga bisa anda temukan dengan mencari di google. Seperti yang saya temukan beberapa foto di bawah, tapi bagi saya Briptu Eka Frestya adalah polwan tercantik di Polri.



Briptu Avvy Olivia


Briptu Sri Lestari

Senin, 02 Januari 2012

Sadis! Israel Curi Organ Mayat Orang Palestina


Bangsa Palestina terus saja dihantam oleh kejamnya aksi brutal Israel.

Keluarga korban penembakan Israel histeris
Tak hanya pembantaian yang dialami, tapi juga penjarahan organ tubuh jasad tubuh warga Palestina. Semua terungkap dengan gamblangnya.
Berawal dari artikel yang termuat di harian Aftonbladet, media massa  Swedia berbahasa Inggris, pada Agustus 2009, maka kebiadaban Israel  tentang pencurian organ tubuh mayat warga Palestina itu pun terungkap. Terkuaknya kekejaman itu serta merta membuat marah dan duka keluarga korban yang mengalami kekejaman Israel.
“Mereka (tentara Israel) datang dengan dalih untuk menahan kerabat saya, namun kenyataannya mereka membunuh!” kata Walid Masalmeh, penduduk wilayah Tepi Barat, Palestina, yang kehilangan kerabatnya bernama Bassam.
Pada tahun 1995, Bassam dibunuh tentara Israel di desa Beit Awwa, yang terletak dekat wilyah Tepi Barat, yang sekarang dikuasai Israel.
“Namun, 24 jam kemudian, mereka mengembalikan jasad Bassam,  dengan luka sayatan dari dagu hingga bawah perut,” ujar Walid. “Mereka mengambil semua organ vital, termasuk hati, ginjal, dan hati. Lalu mereka mengganti bagian tubuh yang kosong itu dengan sampah, sebelum mereka menjahit mayat Bassam.”

Beberapa warga Palestina mengungkapkan hal serupa. Jasad anggota keluarga mereka telah diambil organ vitalnya, lalu dijahit dengan kondisi sangat mengerikan. Kebanyakan organ tubuh diambil dari pemuda Paletina berusia dua puluh tahunan yang menjadi korban penembakan tentara Israel.
Pihak Israel mengakui mereka mengembalikan jasad tubuh warga Palestina dengan kondisi sebagian organ vitalnya hilang, namun hal itu dilakukan dengan alasan untuk keperluan otopsi.
Alasan itu disanggah Walid. Menurutnya, kasus yang dialami almarhum Bassam dengan kondisi organ vitalnya hilang, bukan karena otopsi. “Saya bukan dokter, tapi sepengetahuan saya, otopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian,” kata Wahid.
“Dalam kasus Bassam, dan ratusan kasus serupa, penyebab kematian sudah diketahui dari awal, yaitu oleh tembakan senjata Israel,” tambah Wahid.
Menurut laporan, tentara Israel mengambil dan membunuh orang-orang Palestina untuk diambil organ tubuh mereka guna dijual di pasar gelap. Menyoroti kasus Bilal Ahmed Ghanem, laki-laki Palestina 19 tahun, yang ditembak mati pada 1992 oleh pasukan Israel di Tepi Barat Desa Imatin.
Dilaporkan bahwa tubuh Ghanem kemudian diculik dan kembali beberapa hari kemudian oleh militer Israel dengan dipotong dari perut ke leher yang sudah dijahit.
Ketika ditanya apa yang terjadi pada tubuh Bilal, para prajurit memberitahu keluarga bahwa ia telah menjalani autopsi di Tel Aviv. Keluarga, bagaimanapun, menyatakan bahwa organ-organ tubuhnya telah dicuri.
Setelah kejadian itu, sedikitnya 20 keluarga Palestina mengatakan kepada Bostrom bahwa mereka menduga bahwa militer Israel telah mengambil organ dari anak-anak mereka setelah mereka dibunuh oleh pasukan Israel dan dibawa pergi mayat mereka.
Seperti biasa, Israel menuduh pemberitaan tentang pencurian organ mayat warga Palestina, yang dimuat harian Swedia itu sebagai aksi anti Smith terhadap negara Zionis itu. Mereka mengecam pemerintahan Swedia.
Namun, sejauh ini pihak Swedia tetap bersikukuh bahwa meraka tak bisa mencapuri kebebasan media massa.
Kemarahan Israel berkembang luas dimana diyakini karena adanya fakta yang mengacu kepada penangkapan baru-baru ini di New Jersey dari beberapa tokoh Yahudi AS dengan sejumlah tuduhan kejahatan, termasuk percaloan penjualan organ-organ untuk transplantasi.
Pada tahun 2004, ahli patologi Hiss Yehuda disingkirkan dari jabatannya sebagai kepala negara yang dikelola L. Greenberg Institute of Forensic Medicine setelah penyelidikan Kementerian Kesehatan menemukan bahwa dia telah terlibat selama bertahun-tahun dalam pengambilan organ tubuh, seperti kaki dan ovarium, tanpa izin keluarga selama autopsi, dan menjual mereka ke sekolah medis untuk digunakan dalam penelitian dan pelatihan.
Sementara itu, pada Juli 2009 di New York, Rabi Levy Izhak Rosenbaum, ditangkap kemudian menjadi jelas bahwa dia adalah perantara utama yang masuk lingkaran besar perdagangan organ manusia.
Menurut Anggota Knesset Muhammad Baraka ada lebih dari 600 warga Palestina mati ‘mayat dikuburkan dalam apa yang disebut Israel “kuburan bernomer’, yang diciptakan untuk pejuang Palestina yang tewas dalam pertempuran dengan tentara Israel.
Kisah pilu itu berlanjut. Shahin warga Palestina yang anak laki-lakinya dibunuh Israel, sampai saat ini belum juga menerima jasad anaknya. “Orang-orang itu (Israel) sungguh tak bermoral. Mereka berbohong dan terus membunuh orang.
Anak Shahin, yang bernama Majed Abu Dush dibunuh tentara Israel pada tahun 2002. hingga saat ini mayat Majed masih disimpan pihak Israel.
“Saya tidak tahu mengapa mereka tidak mau mengembalikan jasad putra saya,” kata Shahin.
Fawzi seorang warga yang mengetahui kasu ini sempat mengirim petisi kepada pihak berwenang Palestina, agar mendesak Israel untuk mengembalikan ratusan jasad tubuh warga Palestina. Sejak bertahun-tahun menduduki Palestina, militer Israel banyak menewaskan warga Palestina. Sebagian jasad korban penembakan itu dikuburkan di lokasi yang tak diketahui, atau disimpan di lemari mayat di negeri zionis itu.
Ada alasan yang dipakai pihak Israel untuk menyimpan atau tak mengembalikan jasad-jasad itu, yaitu untuk menambah duka keluarga korban.
Bagi Mustafa Shahin dan Abu Dush yang anak mereka ditembak, kebiadaban Israel sudah tak bisa diungkap dengan kata-kata. “Anda pasti tak akan membayangkan betapa kejamnya mereka itu,” kata Shahin.
Menuut keduanya, Israel menahan sekitar 48 jasad tubuh pemuda Palestina yang tewas akibat ditembak tentara zionis itu.
Praktik kejam militer Israel ini, secara tak langsung diakui oleh pejabat berwenang Israel.
Pada Januari 2002, anggota kabinet Israel Nessim Dahan, secara licik menjawab pertanyaan anggota Knesset, bahwa diambilnya organ tubuh dari mayat warga Palestina digunakan untuk transplantasi ke pasien yang membutuhkan, tanpa sepengetahuan kelurga korban.
Dahan mengatakan, dirinya belum bisa memastikan atau membantah kebenaran informasi tentang penggunaan organ tubuh untuk transplantasi itu.
Anggota Knesset keturunan Arab Ahmed Teibi, yang menanyakan hal itu kepada Dahan, mengatakan, saat ditanya Dahan tidak bisa memberi jawaban yang jelas.
Pengakuan juga dilontarkan Yehuda Hiss pada tahun 2000 dengan Nancy Sheppard-Hughes, profesor antropolog Universitas California-Barkley. Dalam wawancara yang dirilis beberapa waktu lalu itu, Yehuda mengakui bahwa rezim zionis Israel melakukan pencangkokan organ tubuh jenazah Palestina tanpa sepengetahuan keluarganya.
Yehuda Hiss pada tahun 2004 dicopot dari jabatannya setelah diketahui membocorkan informasi soal pencurian organ tubuh jenazah warga Palestina. Seorang pejabat rezim zionis lainnya juga mengakui adanya pencurian organ tubuh warga Palestina. Namun hal itu dia akui terjadi pada dekade 1990-an dan sudah tidak dilanjutkan kembali.
Sebelumnya, bekas pimpinan Palestina Alm. Yasser Arafat pernah menuduh militer dan pihak kedokteran Israel mencuri organ tubuh dari jasad tubuh warga Palestina. “Mereka membunuh anak-anak kami, dan mengambil organ vital untuk tujuan transplantasi,” kata Arafat kepada Al-Jazeera pada tahun 2002, sambil memerlihatkan mayat-mayat warga Palestina yang telah diambil organ tubuhnya.
Bukti lain kekejaman Israel juga terungkap pada tahun 1998, ketika tentara Israel secara kejam mengambil organ vital turis asing asal Skotlandia, yang bernama Alistair Sinclair. Alistair meninggal secara misterius saat berada di pelabuhan udara Ben Gurion.
Keluarga Alistair dilaporkan menuntut pihak Israel setelah mendapati organ tubuh jasad anak mereka sudah tak utuh lagi.

Sabtu, 19 November 2011

Tips Hari Pertama Bekerja Di Kantor

Menjadi anak baru di kantor memang bukanlah hal yang mudah. Jangan terjerumus dalam hal-hal kecil yang bisa membuat anda diasingkan. Pelajari 7 tips berikut ini.

Setelah melalui proses rekrutmen yang menantang, kini saatnya Anda memasuki kantor baru. Seperti apa teman kerja, lingkungan, dan apakah mereka akan menyukai Anda tentunya membuat hati berdebar-debar.

Jangan khawatir, selalu ada cara agar Anda mudah diterima. Ingat, jangan hanya fokus ke diri Anda tapi juga perhatikan lingkungan dan teman sekerja.
1. Cara Berpakaian
Anda adalah anak baru di kantor. Jangan berharap teman sekerja langsung bisa mengenali kepribadian Anda. Penampilan luar merupakan salah satu poin kesan pertama Anda. Gunakan pakaian yang pantas dan tidak berlebihan di hari pertama bekerja. Seperti apa gaya berbusana di kantor baru bisa Anda pelajari saat datang wawancara atau ketika proses rekrutmen di kantor tersebut. Jika Anda belum pernah sama sekali mengunjungi kantor Anda, tak ada salahnya memilih pakaian yang lebih rapih ketimbang yang lebih santai. Ini adalah momen untuk menciptakan kesan pertama, pastikan pakaian yang dipilih bisa memberi gambaran seperti apa kepribadian Anda di tempat kerja. Jangan menggunakan aksesori atau makeup berlebihan yang seakan meminta perhatian. Bisa jadi hal tersebut malah membuat Anda menjadi bahan omongan miring di tempat kerja baru.

2. Budaya Kantor
Mempelajari seperti apa budaya kantor baru Anda sangatlah penting. Ada kantor yang santai, formal, atau kombinasi antara keduanya. Pastikan Anda mempelajari dulu seperti apa budaya kantor Anda dari perilaku teman-teman sekerja, hubungan teman sekerja dengan atasan, dan sebaliknya. Ada kantor yang Anda bisa dengan santai menghampiri meja bos untuk berdiskusi, ada juga kantor yang bahkan Anda tak akan punya kesempatan untuk berbicara dengan bos besar Anda. Anda tentunya tak mungkin mengingat banyak hal dalam waktu yang singkat. Gunakan catatan untuk mengingat hal-hal yang penting.

3. Kepribadian yang Positif
Dalam proses bekerja, suatu saat Anda pasti membutuhkan bantuan rekan kerja. Jangan bangun dinding yang tinggi pada hari pertama kerja. Sapa rekan kerja yang Anda temui dengan senyum. Untuk awal, cukup sapa dengan senyum atau hai. Tak perlu terlalu keras berusaha mengobrol seakan Anda sudah mengenal mereka lama. Terlalu 'sok akrab' malah akan membuat Anda dijauhi di tempat kerja. Biarkan hubungan Anda tumbuh secara alami lewat proses interaksi sehari-hari. Pada masa-masa awal kerja, jika ada ajakan untuk hang-out selepas kerja, usahakan untuk ikut serta. Lewat kesempatan yang lebih santai tersebut Anda bisa mengenal rekan kerja lebih jauh dan mengakrabkan diri. Usahakan untuk seimbang dalam mendekati berbagai jenis rekan kerja. Terlalu banyak mendekati rekan kerja laki-laki atau terlalu memilih mendekati atasan akan membuat Anda cepat jadi bisik-bisik kantor.

4. Mengingat Nama & Posisi
Ini merupakan hal yang penting untuk membangun kesan pertama. Usahakan untuk mengingat nama teman sekerja Anda, minimal yang satu bagian atau divisi. Anda juga bisa membuat semacam peta nama agar mudah mengingat. Gambar secara umum posisi duduk dan tulis nama teman Anda untuk memudahkan mengingat. Pilih satu atau dua orang yang Anda ingat betul, lalu minta bantuan mereka untuk mengingat nama-nama teman lainnya. Mengetahui posisi orang tersebut di perusahaan juga penting. Jangan sampai sikut-sikutan di lift dengan rekan sekerja yang ternyata salah satu orang penting di perusahaan Anda. Memang tidak mudah untuk melakukan hal tersebut dalam minggu pertama. Lakukan bertahap dimulai dari orang yang paling sering berinteraksi dengan Anda.

5. Bantu & Inisiatif
Salah satu cara untuk mudah disukai di tempat kerja baru adalah menjadi rekan kerja yang senang membantu dan berinisiatif. Tentunya lagi-lagi jangan berlebihan. Pastikan pekerjaan Anda tetap bisa diselesaikan walau harus membantu tugas rekan kerja. Jika pekerjaan Anda sudah selesai, jangan hanya berdiam diri dan menunggu penugasan selanjutnya. Tanyakan kepada atasan atau rekan kerja apa yang bisa Anda lakukan atau siapa yang bisa Anda bantu.

6. Semangat Bekerja
Pernah saya memiliki rekan baru yang selalu datang telat dan sering pulang cepat. Hal tersebut tentunya bukan hal yang tepat untuk memberi kesan pertama yang baik. Usahakan selalu datang sedikit lebih cepat jika memungkinkan dan pulang setelah waktunya atau sudah ada rekan kerja lain yang pulang. Pelajari dulu bagaimana kebiasaan kantor baru Anda. Ada kantor yang karyawannya tidak pulang sebelum bosnya pulang. Ada juga yang bebas pulang pergi asal pekerjaan selesai. Untuk bulan-bulan awal selama Anda masih masa penilaian, usahakan selalu tepat waktu saat datang dan berkontribusi lebih. Setelah mempelajari kebiasaan perusahaan, pelan-pelan Anda bisa menyesuaikan diri. Salah satu kesan pertama yang harus dihindari adalah malas!

Satu hal lagi yang tak kalah penting adalah meminimalisir kepentingan pribadi pada jam kerja. Usahakan sesedikit mungkin chatting, membuka situs jejaring sosial, atau izin untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.

7. Hindari Bergosip Godaan terlibat bergosip memang kadang susah ditolak. Untuk masa-masa awal sebaiknya hindari terlibat dalam kegiatan pergosipan. Jangan sampai citra Anda sebagai anak baru menjadi miring karena ikut-ikutan berkomentar dan terlibat dalam tim gosip. Sebagai anak baru, sebaiknya perbanyakan teman daripada lawan.